Masa kecil masa dimana kita belum
mengenal apa-apa, masa dimana kita hanya mengenal bermain bermain dan bermain, banyak
disekeliling kita yang kita kenal tapi mereka semuanya aku anggap biasa. Namun
ada sebagian yang aku anggap luar biasa mereka selalu ada buat aku dan buat
hidupku, kita lalui masa-masa kecil dengan penuh drama meskipun waktu itu aku
tidak mengenal apa itu drama, namun sekarang aku baru tersadar apa aprti drama
kehidupan yang sesungguhnya, dan setelah aku kembali menginggat kenangan itu ada
satu keinginanku aku ingin melihat teman-temanku sukses dikelaknanti.
Awal dari semuanya akupun mengenal
apa itu namanya teman, ditempat itu aku mengenal mereka diawal pertemuan itu
taktahu apa yang ingin aku ucap, karna aku belum mengerti apapun, entah
seberapa jauh aku mengenal mereka dan berapa jauh mereka mengenal aku, akan
tetapi setelah beradaptasi seseorang akan menjadi sebuah kita karena adanya
kebersamaan. Aku mengenal mereka berawal dipengajian dekat rumah disaat umurku
kurang lebih 4thn sebelum aku masuk sekolah dasar (SD).
Banyak kenangan manis selama aku
ngaji dari hal-hal yang aku tak mengerti hingga aku megerti, biasanya setelah
pulang ngaji aku bermain dengan mereka ber5 banyak permainan yang kita mainkan kita
lalui suka duka bersama, saat kita bermain bola team kita takterkalahkan, saat
kita bermain layangan, bermain karambol, bermain kartu remi, bermain gundu baik
main biasa atau yang di duitin, bermain ps1,2 dan masih banyak banget kita
habiskan semuanya dengan bemain, dan saat bulan ramadhan tiba itu adalah bulan
yang sangat bisa mempersatukan kita pada bulan itu ada berbagai macam hal yang
kami lakukan bermain petasan, selama bulan puasa itu kita jarang banget puasa,
perang sarung, ngabuburit, dan itu masih aku kenang hingga kapanpun.
Masa kecil memang sungguh indah
bila kita kenang, jika saja sang waktu bias kembalikan kita kemasa seperti
dahulu aku tidak ingin beranjak kemasa depan, namun sang pencipta sudah
mengatur sekenarionya dengan sangat cantik kepada dirikita masing-masing untuk
beranjak kemasa depan, yaitu masa setelah kita berpisah, setelah aku kehilangan
1 sahabat akupu takkuasa menahan air mata dan kesedihan yang aku alami, dia
pergi untuk metlanjutkan sekolahnya dikampung halaman tempat ia dilahikan, dia
ingin mengapai cita-citanya aku tak bias untuk menahannya karna itu jalan yang
ia pilih, dan akhirnya ia pamit dia bilang ia akan kembali setelah lulus,
setelah 3thn dia pergi meninggalkan kita dia memberika kabar. Dia akan kembali
1thn lagi, dan benar ia kembali bersama kita lagi tapi tidak butuh waktu lama
iapun pergi lagi setelah dia tau kita semua ingin kuliah dan dia kembali kekampung
halamannya untuk melanjutkan sekolah yang lebih tinggi lagi
Waktu telah berlalu cukup lama akupun
kehilangan 1 sahabat lagi, ia pergi dari kita karna mungkin dia telah memiliki
teman yang jauh lebih baik dari kita. Akupun sedih setelah dia menginginkan
kita untuk tidak bersam lagi karna itu keputusan yang dipilih olehnya, namun
seirig berjalannya waktu aku mulai terbiasa dengan semua kehidupan ini, namun
yang sampai saat ini yang membuat aku sedih sahabat aku yang ini, pergaulannya
malah semakin rusak, aku taktahu harus berbuat apa aku buakan orang tuanya
bahkan buakan keluarganya aku hanyalah teman diamasa kecilnya saja yang hanya
bias mengenang dan meratapi kisah ini. Namun aku selalu berdoa untuk semuanya
agar semuanya kembali ketitik normal mereka.
Dan aku hanya tinggal memiliki 2
sahabat yang sampai saat ini kita masih sering bertemu namun semua terasa
hambar, dan seiring waktu berjalan akupun pergi meninggalkan mereka ber2 aku
pergi karna ibuku membeli rumah didaerah tanggerang selatan yang jauh dari
orang-orang yang aku kenal Dan aku memulai kehidupan yang baru disana. Waktu
terus berjalan aku takbisa meninggalkan mereka seminggu sekali aku sempatkan
bertemu mereka ber2 namun semua terasa biasa kita pun sibuk dengan urusan kita
masing-masing dan akhirnya aku melanjutkan sekolah didaerah dekat rumahku.
Pada akhirnya kitapun saat ini
berjalan sendiri-sendiri tanpa ada bayangan untuk kembali tapi aku yakin pasti
nanti kita bakal dipertemukan kembali, aku tidak akan lupa dengan semuanya yang
kita telah lewati bersama suka duka kita rangkum menjadi sebuah kegembiraan,
jalan yang kita ambil itu keputusan dan takdir kita, mungkin aku taktau kalian
masih ingat atau tidak kisah yang pernah kita lewati bersama-sama ditempat itu
diwaktu itu dan dimasa kecil itu. Terimakasih kalian telah memberikanku banyak
cerita yang indah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar